Pro dan Kontra hidup di dunia teknologi

Does technology encourage a sedentary lifestyle?? | by GAGAN UPPAL | MediumBandingkan gaya hidup masyarakat di era digital dengan gaya hidup masyarakat yang hidup di tahun-tahun sebelumnya. Perbedaan besar. Bukan? Kita di era digital sudah semakin maju dan berteknologi tinggi. Kami mencapai hal-hal hebat dalam waktu singkat. Karena teknologi canggih, komunikasi dan perjalanan menjadi lebih mudah. Kami dapat dengan mudah berkomunikasi dengan orang lain melintasi batas. Kami merasa sangat senang menangani berbagai hal hanya dengan satu klik jari. Iya! Ini adalah era dimana jari kita bisa melakukan sihir.

Pro dan kontra

Karena koin memiliki dua sisi, bahkan teknologi memiliki kelebihan dan kekurangan. Sekarang mari kita analisis pro dan kontra teknologi.

Keuntungan

Kami dapat berkomunikasi, memesan makanan, memesan tiket perjalanan dan film, dan banyak lagi dengan bantuan teknologi. Kita dapat dengan mudah mengakses dan mendapatkan produk dan layanan meskipun jaraknya ribuan mil dari lokasi kita seperti Tekno Today platform informasi terpercaya yang bisa Anda akses dari rumah. Teknologi juga membantu orang tua serta orang cacat fisik. Bagi mereka, teknologi adalah anugerah. Teknologi membantu mereka mengakses berbagai hal dengan mudah. Ketika segala sesuatunya selesai hanya dalam beberapa klik, mereka dapat dengan mudah mendapatkan apa yang mereka inginkan. Berkenaan dengan ilmu kedokteran, teknologi sedang meningkat. Melakukan dan menjalani pemeriksaan kesehatan saat ini sangatlah mudah. Kami tidak perlu lagi menunggu lama untuk mendapatkan hasil medis kami. Kami bisa mendapatkan hasil medis kami dalam beberapa menit. Tidak hanya itu, kita bisa memeriksakan kesehatan kita tanpa perlu ke dokter. Dari kegiatan rumah tangga hingga ilmu kedokteran,

Kekurangan

Karena penggunaan teknologi yang berlebihan, yaitu menghabiskan terlalu banyak waktu dalam menggunakan aplikasi media sosial atau bermain game, kita cenderung mengembangkan depresi dan isolasi sosial. Kami mengembangkan kurangnya komunikasi dengan orang-orang yang kami cintaidan mulai hidup di dunia kita sendiri. Menurut sebuah studi penelitian, “orang yang menderita isolasi sosial diidentifikasi untuk hidup lebih pendek”.

Karena kita asyik dengan aktivitas media sosial, kita menghabiskan lebih sedikit waktu untuk latihan fisik. Akibatnya, kita tanpa kesadaran yang tepat, perlahan-lahan menjadi kecanduan kebiasaan makan berlebihan yang menyebabkan obesitas. Jadi ketiganya, kurangnya komunikasi, gaya hidup tidak aktif, dan makan berlebihan, dikombinasikan menciptakan depresi. 

Selain itu, karena penggunaan smartphone yang berlebihan atau bekerja lebih lama menggunakan laptop atau komputer, kami membuat kemungkinan menderita gangguan tidur. Gangguan tidur adalah penyakit mental. Itu terjadi karena ketegangan dan terjaga sepanjang malam. Akan jauh lebih baik jika kita menyimpan ponsel atau gadget elektronik lainnya di luar kamar tidur untuk mendapatkan tidur yang nyenyak.

Seperti yang telah kami analisis sebelumnya, pro dan kontra teknologi. Karena ada kekurangannya, kita tidak boleh menyimpulkan bahwa teknologi tidak membantu sama sekali. Sebaliknya, kita harus meminimalkan penggunaan yang salah dan bergerak ke arah yang benar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *